5 Kesalahan Umum dalam E-mail Marketing

Posted on

Berbicara tentang e-mail marketing, jika email yang kamu kirimkan sudah dilihat oleh penerima, kamu telah memenangkan separuh pertandingan. Persaingan e-mail marketing ternyata berkembang dengan sangat cepat, sangat tidak bisa diprediksi, sehingga dengan mempelajari kesalahan orang lain menjadi kunci untuk memecahkan masalah yang mungkin terjadi dan meningkatkan prosesnya.

Pasar online saat ini penuh sesak dengan orang-orang yang datang dan pergi serta dengan mudahnya diblok. Pastikan kamu menjauhi lima kesalahan yang sering terjadi di bawah ini, agar penerima emailmu akan benar-benar membaca pesan yang kamu sampaikan.

Sangat penting bagi penerima email dari pengirim yang mereka kenal/ketahui, atau mereka akan segera menghapus sebelum kamu sempat menuliskan subjek email! Kesalahan yang cenderung dilakukan pengirim email adalah membuat perubahan dari identitas pengirim.

Penerima email mungkin tidak akan mengenali nama pengirim dan langsung saja menghapus atau memasukkannya ke dalam junk tanpa membukanya. Jika mereka adalah calon pelanggan yang potensial, kesalahan ini akan berakibat fatal pada bisnismu.

Penting untuk tetap membuat pesan yang disampaikan menarik dan pastikan subjek emailnya konsisten dengan body email. Pesan yang tidak jelas dan membingungkan akan membuat pembaca tidak tertarik. Dan akan membuat email yang sudah susah payah kamu rancang dikategorikan dalamspam atau junk mail.

Banyak pengirim e-mail marketing dengan penyedia layanan yang kurang tepat atau profesional. Dengan begitu hasil yang didapat juga tidak sesuai. Tanpa adanya sistem e-mail marketing yang profesional, kemungkinan kegagalan yang terjadi akan sangat tinggi. Secara teknis, kegagalan itu sama seperti kesalahan yang dilakukan oleh para spammers.

Para pelaku e-mail marketing seringkali lupa untuk mengevaluasi dan mempelajari statistik pesan. Selalu memantau dan memahamifeedbackseperti open rates, click rates, delivery rates, dan unsubscirbe rates adalah bagian yang penting setelah e-mail marketing kamu kirimkan. Dengan begitu kamu akan lebih mudah menyusun strategi komunikasi. Kamu akan langsung mengetahui jika ada kesalahan dan segera mengoreksi atau memperbaikinya.

Baca Juga  Open Rate Email, Click Rate dan Cara Mengoptimasi Statistik pengiriman email

Mengirimkan pesan yang kurang unsur personalisasi akan menyebabkan hilangnya minat pembaca. Tujuan dari personalisasi adalah untuk membangun hubungan yang lebih intim. Pesan yang impersonal cenderung bersifat fake dan spammy. Para pembaca akan langsung berpikiran bahwa email yang kamu sampaikan adalah sebuah penipuan. Pesan yang terstruktur dengan baik bisa dimulai dengan CTA/ ajakan yang menarik.

Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak melakukan test email sebelum mengirimkan pesan ke seluruh alamat email. Mungkin memang memakan waktu, tapi usaha itu akan sepadan dengan hasil yang diterima. Kesalahan atau ketidakakuratan pesan bisa saja terjadi, dan kesalahan itu akan membuatmu tidak profesional dan dianggap sebagai pesan spam. Lebih baik luangkan waktu sedikit untuk memeriksa ulang semua yang kamu buat.

Memahami dan mewaspadai kesalahan e-mail marketing yang sering terjadi dalam bisnis adalah kunci sukses yang penting. Kamu dapat mengambil pelajaran dan melakukan penyempurnaan bagi bisnismu. Luangkan waktu untuk melakukan riset dan investasikan waktu untuk menciptakan produk yang berkualitas.

Suka artikel ini? bagikan!

Gravatar Image
Seorang Newbie yang berasal dari pekanbaru, dan menggeluti bidang Bisnis Internet (Full Internet Marketer)