All Posts by Cynthia Cecillia

About the Author

May 27

Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis email marketing Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Selain sebagai alat untuk melakukan transaksi, email juga dapat berfungsi sebagai media untuk meningkatkan penjualan suatu produk. Email marketing menjadi bagian penting yang tidak dapat terpisahkan dari dunia bisnis terutama bisnis online. Hampir setiap hari akan ada email marketing yang dikeluarkan oleh perusahaan, baik berupa newsletter sampai ke penawaran khusus.

Email marketing juga berguna untuk menyampaikan informasi kepada pelanggan maupun calon plenggan dan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan konsumen. Selain itu, email marketing juga dapat menjaga hubungan baik antara pelaku bisnis dengan pelanggan. Lalu, bagaimana cara menuliskan email marketing yang efektif bagi konsumen agar bisa berpengaruh besar bagi bisnis Anda?

Memberikan informasi yang benar-benar menarik

Membombardir seseorang dengan email marketing setiap harinya tanpa henti tidak akan membuat orang menjadi tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Yang terjadi justru mereka akan mengalami kebosanan dengan hal tersebut. Berikanlah sesuatu yang menarik meskipun itu jarang Anda lakukan, hal itu akan lebih efektif dan bisa mencuri perhatian orang atau konsumen. Meskipun hal itu tidak akan langsung membuat calon konsumen melakukan transaksi dengan Anda, namun dengan adanya respon yang baik tentu saja akan sangat membantu Anda dalam membangun image brand di masa depan.

Starting Point dalam kalimat yang mengundang

Anda harus pintar menggunakan kalimat yang baik agar bisa menarik minat calon konsumen. Kesempatan untuk bisa menarik calon konsumen hanyalah sebentar, jadi jika tidak Anda manfaatkan dengan sebaik-baiknya maka email marketing yang Anda kirimkan aan sia-sia. Buatlah kata-kata yang menarik dan bisa menghipnotis calon konsumen agar mau membaca keseluruhan email Anda pada awal kalimat. Pastikan bahwa Anda melibatkan dan membangkitkan mereka dengan segala sesuatu yang membuat mereka ingin membaca email tersebut sampai selesai.

Sedikit informasi akan terasa lebih hangat

Meskipun bisnis yang Anda jalankan bersifat normal, namun jika Anda terlalu formal dalam menuliskan sebuah email marketing maka justru akan terlihat aneh. Sedikit informal bukan berarti Anda tidak serius dan menghilangkan kewibawaan dari produk Anda. Namun kalimat yang terlihat santai bertujuan untuk membuat konsumen menjadi nyaman dengan Anda.

Menjadikan email marketing lebih personal

Jadikan tulisan dalam email marketing Anda sedekat mungkin dengan para konsumen. Jangan sampai konsumen Anda merasa bahwa email marketing yang mereka dapatkan sama saja dengan email-email yang lainnya yang dikirim oleh seseorang. Anda bisa menjalin hubungan terlihat lebih dekat dengan menanyakan kabar, keadaan maupun sekedar menyebutkan namanya. Buatlah para konsumen merasa bahwa bahwa hanya dialah satu-satunya orang yang mendapatkan email tersebut, namun jangan berbohong. Dengan hal yang seperti itu, para konsumen akan merasa lebih tersanjung dan juga dihormati dengan adanya email dari Anda. Jika mereka sudah merasa dihormati dan tersanjung maka selanjutnya tergantung strategi bisnis Anda untuk menggaetnya.

Melakukan follow up dengan tepat

Lakukan follow up dengan tepat, artinya jangan hanya sekedar mengirimkan email marketing saja tanpa ada tindak lanjut. Hal itu sering terjadi pada Anda para pelaku bisnis online, mereka hanya rajin mengirimkan email marketing namun tidak ada tindak lanjut yang lebih serius lagi. Jangan karena tidak mendapatkan sebuah respon pada email pertama, Anda terus tidak melanjutkannya. Sebuah tindak lanjut yang serius dapat membuat konsumen semakin yakin dengan bisnis Anda. Tidak adanya tindak lanjut sekali saja terhadap konsumen maka nilai kredibilitas Anda akan jatuh secara drastis.

Itu tadi merupakan cara-cara efektif menuliskan email marketing yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 26

Email Marketing vs Social Media Marketing, Pilih yang Mana? Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Media sosial telah mengukuhkan diri sebagai salah satu alat promosi paling efektif saat ini. Jadi wajar jika banyak pebisnis memakai media sosial untuk memperkenalkan produk mereka. Email juga tidak kalah efektifnya. Email sudah dipergunakan jauh sebelum situs jejaring sosial booming di tengah-tengah kita. Anda mungkin merasa bingung harus fokus ke mana. Berbicara soal email marketing vs social marketing, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa penerapan kedua strategi ini berbeda.

Pengguna email sangat besar, begitu pula dengan media sosial. Registrasi di situs-situs media sosial kerapkali membutuhkan email. Jadi dari sini bisa kita lihat bahwa pengguna email dan medsos bisa bersinggungan. Bagi anda yang sedang menjalankan promosi lewat email, jangan hentikan kampanye tersebut sebab email sampai kapanpun akan tetap dibutuhkan oleh pengguna internet.

Sementara bagi anda yang baru mencoba promosi lewat jejaring sosial, tingkatkan lagi penggunaannya. Ada begitu banyak media sosial dengan demografis yang berbeda-beda. Instagram contohnya memiliki fanbase yang terdiri atas orang-orang yang menyukai visual. Sementara Twitter merupakan wadah bagi mereka yang suka mengomentari topik-topik hangat yang sedang ada di masyarakat.

Keduanya punya keunggulan

Satu hal yang pasti, yaitu bahwa media sosial dan email punya keunggulan. Cari benang merah diantara keduanya sebab kedua strategi marketing ini bisa berjalan secara beriringan. Medsos punya ketergantungan terhadap email. Proses registrasi dan aktivasi akun seringkali melibatkan email. Begitu pula jika lupa password, anda perlu melakukan reset lewat email. Dengan pengguna lebih dari 2,6 milyar di seluruh dunia, email marketing masih menjadi sesuatu yang profitable. Angka ini lebih besar dari aktivitas pengguna Facebook dan Twitter.

Maka dari itu, jangan pernah remehkan kekuatan email untuk mendatangkan traffic menuju website dan meningkatkan penjualan. Hampir semua orang yang bergelut di dunia maya tahu dan paham cara menggunakan email. Hal yang sama juga terjadi pada jejaring sosial. Seiring dengan semakin bertambahnya pilihan medsos, orang semakin paham cara penggunaannya meskipun setiap situs punya layout dan menu yang berbeda-beda. Instagram, pinterest, facebook, dan twitter, semuanya punya interface yang berbeda. Tapi karena sering dipakai, kita tidak kesulitan untuk memahami penggunaan semua akun tersebut.

Berbeda dalam cara berinteraksi

Berinteraksi dengan seseorang via email hanya dimungkinkan jika email tersebut masuk ke inbox penerima. Jika email masuk ke spam, bisa jadi email tidak akan dibaca. Kemudian, interaksi umumnya bersifat dua arah, meskipun tembusan bisa dikirimkan ke banyak alamat email sekaligus. Ketika penerima email memberikan feedback, anda bisa menjawab dan komunikasi pun akan terjalin. Anda bisa menawarkan produk dan layanan secara langsung.

Komunikasi lewat email terkesan lebih personal. Fitur komunikasi personal seperti ini juga ada di jejaring sosial, yaitu dengan DM atau direct message. Tapi ada satu hal yang khas dari media sosial, yaitu bahwa update informasi yang diberikan bisa secara langsung dilihat oleh semua follower. Pada email, kita perlu menulis banyak alamat jika ingin mengirimkan pesan secara massal. Tapi pada Facebook, Twitter, atau Instagram, anda tidak perlu repot memberikan notifikasi satu persatu.

Cukup posting status atau gambar yang diinginkan, semua follower atau fans setia bisa melihatnya di halaman mereka. Interaksi pun bisa dilakukan secara terbuka, meski jika ingin lebih personal anda bisa berkirim DM kepada user tertentu. Ini membuat jejaring sosial tampak lebih praktis, tapi fungsi email tetap tidak tergantikan.

Sama-sama membutuhkan kreativitas

Baik promosi lewat email dan media sosial sama-sama membutuhkan kreativitas. Anda perlu membuat konten yang menggugah rasa penasaran agar fans atau penerima email merasa tertarik untuk mengklik link yang diberikan. Jadi, manakah yang akan anda dahulukan, email marketing vs social marketing?

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 25

senjata paling ampuh dalam bisnis online Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Sharing

Seperti yang kita ketahui, belakangan ini e-mail memang tidak hanya digunakan sebagai wadah surat menyurat secara pribadi saja, namun juga sebagai alat pemasaran produk atau jasa di dunia bisnis. Pemasaran berbasis e-mail seperti ini sering disebut dengan istilah e-mail marketing. Saat ini memang telah banyak bermunculan metode-metode baru di dalam dunia pemasaran melalui internet.

Namun harus diakui bahwa e-mail marketing memang masih sangat diandalkan karena banyak pengguna internet yang menjadikan e-mail sebagai salah satu alat komunikasi utama mereka, terutama dalam bisnis. E-mail memang menjadi tools utama yang dibutuhkan apabila kita sedang menggunakan internet. Misalnya saja untuk membuat akun di berbagai media sosial, tentu setiap pengguna harus memiliki e-mail. Ada beberapa alasan mengapa e-mail marketing disebut sebagai salah satu senjata paling ampuh dalam bisnis.

Lebih personal

Bisa dibilang surat merupakan sarana komunikasi yang sifatnya pribadi, sehingga Anda bisa melakukan pemasaran dengan sentuhan yang lebih personal kepada calon pelanggan. Dengan pendekatan yang lebih personal tersebut diharapkan akan lebih mudah untuk menggugah ketertarikan calon konsumen. Anda dituntut untuk berimprovisasi dalam menghasilkan sales letter yang dapat ‘menyentuh’ mereka.

Lebih cepat

Masalah cepat memang tidak perlu diragukan lagi. Anda pasti sudah memahami bahwa pengiriman surat promosi melalui e-mail akan jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan direct e-mail.

Akses yang semakin mudah

Saat ini memang hampir seluruh perangkat yang memiliki koneksi dengan internet bisa mengakses e-mail. Tidak hanya PC atau laptop saja, namun kita juga bisa melihat melalui smartphone dan beragam gadget lainnya dengan lebih mudah.

Kontinyuitas promosi

Dengan menggunakan e-mail marketing, Anda bisa memasarkan produk atau jasa Anda secara terus menerus secara kontinyu bahkan bisa diotomatisasi. Tugas Anda hanyalah membuat beberapa sales letter yang menarik, kemudian mengatur kapan surat-surat tersebut dikirim. Selain itu, Anda juga perlu menentukan waktu kapan Anda membalas surat -surat yang masuk tersebut. Selanjutnya tugas Autoresponder-lah yang mengirim surat Anda sebagaimana yang sudah diatur waktunya. Anda hanya perlu kerja sekali, kemudian autoresponder mengirimkannya berkali-kali sesuai dengan settingan-nya.

Biaya lebih murah

Semua biaya yang dikirimkan untuk e-mail marketing ini gratis, seberapa pun surat yang Anda kirim dan seberapa banyak alamat yang dituju. Coba bandingkan dengan biaya mengirim surat lewat kantor pos atau titipan kilat. Namun memang ada juga layanan e-mail marketing premium yang berbayar. Tentunya fasilitas jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan yang biasa.

Dapat diukur

Mengirimkan promosi melalui e-mail marketing bisa dilacak, apakah efektif atau tidak. Anda bisa melihat berapa banyak e-mail yang dikirimkan. Kemudian Anda bisa melihat seberapa banyak tingkat respon terhadap produk yang akan Anda jual.

Membangun hubungan dengan pelanggan

Berkomunikasi dengan menggunakan e-mail memang lebih murah dan mudah, bahkan beberapa perusahaan sering menggunakan e-mail untuk tetap berkomunikasi secara rutin dengan pelanggan. Hal ini memungkinkan Anda untuk membangun hubungan yang kuat dengan mereka. E-mail marketing merupakan media yang ideal untuk menawarkan suatu produk kepada pelanggan.

Itu tadi beberapa bukti mengapa e-mai marketing dikatakan ampuh bagi sebuah bisnis. Sebenarnya masih banyak keunggulan e-mail marketing lainnya, daripada sekedar promosi biasa. Dengan banyaknya keunggulan yang diberikan e-mail marketing, maka pelaku bisnis online akan lebih mudah mempromosikan produknya, sehingga memberikan banyak kesempatan untuk meraih sukses.

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 24

Berkenalan dengan 6 Jenis Email Marketing yang Banyak Digunakan Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Email marketing adalah salah pintu masuk bagi calong pelanggan Anda sebelum membeli produk Anda. Selain itu, email marketing dapat membantu untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan Anda. Hubungan baik yang terjalin, bisa membuat pelanggan Anda membeli produk Anda secara berulang-ulang. Pertanyaanya bagaiamana memulai untuk melakukan strategi email marketing ? jawabanya ialah dengan mengenali jenis-jenis email marketing agar cara promosi Anda tepat. Berikut ini 6 jenis email marekting yang harus Anda tahu.

Newsletter

Sebelum memutuskan untuk menggunakan newsletter dalam strategi pemasaran Anda, Anda harus terlebih dahulu menentukan tujuan Anda. Apa yang  menjadi tujuan utama Anda dalam email newsletter. Contohnya, Anda membuat newsletter agar semakin banyak orang membeli produk  Anda dan brand Anda semakin terkenal. Email jenis ini memiliki 3 keunggulan dalam melakukan pemasaran.

Pertama, Dengan isi yang informatif membuat email Anda dinilai positif oleh pelanggan Anda. Kedua, Anda bisa membuat orang mengujungi blog Atau website toko online Anda dari link newsletter yang Anda buat. Ketiga, Dengan newsletter Anda bisa memberikan informasi terbaru mengenai bisnis Anda misalnya diskon, pengumuman, survei dll. Kelemahanya, email jenis ini jauh lebih rumit dalam pembuatan desain emailnya agar sesuai dengan tujuan Anda.

Digest email

Digest email jenis ini berisi kumpulan link populer dari Artikel atau produk toko online. Email jenis ini sering digunakan oleh agen kontes. Cotohnya, saya bergabung di salah satu kontes desain logo di sebuah website, setiap minggu website tersebut mengirimkan saya email tentang kontes yang sedang berjalan pada website tersebut.

Email khusus

Email jenis ini juga dikenal sebagai email yang berdiri sendiri, karena hanya mengandung satu informasi tertentu dan menggunakan alamat email yang berbeda. Keunggulan email jenis ini, pertama meningkatkan jumlah orang yang di ajak untuk bergabung dalam sebuah promosi karena hanya satu penawaran. Kedua, mudah di ukur hasil dari email marketing yang Anda buat. Kelemahanya tidak adanya jadwal teratur dan perbedaan alamat email pengirim membuat orang enggan untuk membuka email.

Email untuk leads atau follow-up

Email ini merupakan serangkaian email yang dikirimkan ke pelanggan dengan konten yang informatif. Email jenis ini memiliki manfaat untuk menjaga agar pelanggan email Anda setia. Keunggulan email jenis ini, sangat dinantikan oleh pelanggan Anda karena didalamnya terdapat informasi yang pelanggan Anda butuhkan. kelemahan bila tidak di segmentasi bisa membuat pelanggan Anda lari.

Misalnya Anda pemilik sebuah website tantang pengusaha internet. Kemudian ada seseorang yang memberikan kontak emailnya untuk mendownload e-book Tentang email marekting. Artinya orang ini suka dengan email marketing, kemudian karena website Anda menyajikan informasi seputar pengusaha internet tentu ada materi motivasi. Bila Anda mengirimkan materi motivasi kepada orang yang hanya tertarik dengan email marketing bisa jadi orang itu akan berhenti untuk menerima email yang Anda kirimkan.

Sponsorship email

Jika Anda ingin menjangkau khalayak yang sama sekali baru dan menghasilkan calon pelanggan baru, Anda mungkin ingin mencoba email sponsorship. Dalam email sponsorship, Anda membayar untuk dimasukkan salinan dalam newsletter vendor lain. Keuntungan terbesar dari email sponsorship adalah bahwa mereka sangat ditargetkan, memungkinkan Anda untuk lebih spesifik dalam menentukan segmen yang ingin Anda jangkau. kelemahanya Anda harus membayar untuk mengirimkan email jenis ini.

Email transaksional

Email transaksional adalah pesan yang bisa dipicu oleh tindakan tertentu  telah diambil, yang memungkinkan mereka untuk menyelesaikan tindakan itu. Misalnya, jika Anda mendaftar untuk webinar, Anda akan mengisi formulir dan kemudian menerima transaksional (terima kasih) email yang menyediakan Anda dengan informasi login agar bisa bergabung.

Keuntungan terbesar dari email transaksional meningkatkan jumlah pageview. Sayangnya, salah satu kelemahan email transaksional adalah bahwa mereka dapat menjadi penghalang untuk menjadi pelanggan Anda. Kadang-kadang orang akan pergi setelah menekan tombol beli, karena harus menjadi anggota untuk berbelanja. Tetapi Anda bisa menyiasatinya dengan membuat pilihan untuk langsung belanja. Selamat mencoba!

Pencarian Terkait :

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 24

Ketahui 5 Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Email Marketing Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Saat membuat email marketing, sebaiknya Anda memahami apa saja kesalahan yang harus dihindari dalam membuat email marketing. Hal ini tentu sangat penting untuk diperhatikan. Banyak kesalahan-kesalahan dalam email marketing yang membuat calon konsumen menjadi tidak tertarik membuka email marketing milik Anda. Apa saja kesalahan-kesalahan tersebut? Berikut ini merupakan 5 kesalahan yang harus dihindari dalam membuat email marketing.

Pengiriman email yang tidak teratur

Sesuatu yang tidak dijadwalkan sering kali membuat seseorang terlupa akan suatu hal. Begitu pula dengan email marketing. Email marketing yang kurang terjadwal mengakibatkan pengiriman email marketing yang kurang teratur. Jangan sampai terlambat sehari pun. Hal tersebut akan membuat pelanggan Anda menganggap bahwa perusahaan Anda kurang professional. Oleh karena itu, jadwalkan secara baik dan benar pengiriman email marketing Anda. Lebih baik lagi apabila Anda menggunakan engine email marketing yang bagus dan teruji. Engine email marketing yang bagus pada umumnya memiliki sistem penjadwalan yang bagus pula.

Kurangnya promosi subscribe email

Kesalahan selanjutnya adalah kurangnya promosi cara subscribe email. Hal ini berimbas pada jumlah subscriber yang stagnan dalam kurun waktu yang lama. Pada awal peluncuran fitur ini, mungkin Anda sangat antusias untuk mempromosikan cara subscribe email. Namun, apabila sudah berbulan-bulan, mungkin Anda akan lupa bahwa Anda memiliki fitur ini. Oleh karena itu, perbarui promosi email marketing Anda paling tidak sekali dalam 3 bulan.

Kurang peduli dengan preview

Dalam beberapa server email, Gmail misalnya, preview email pada umunya muncul sebagai notifikasi. Preview tersebut biasanya memunculkan baris pertama dari isi email Anda. Apabila baris pertama Anda kurang menarik, pelanggan Anda bukan tidak mungkin akan mengabaikan email Anda. Oleh karena itu, Anda harus membuat baris pertama email Anda semenarik mungkin sehingga pelanggan Anda langsung dapat membaca maksud Anda dalam email tersebut.

Kesal dengan banyaknya orang yang meng-unsubscribe

Meski kehilangan subscriber memang menjengkelkan, jangan terburu kesal karena hal tersebut. Dalam email marketing, jumlah orang yang subscribe dengan yang unsubscribe bisa jadi sama banyak. Berpikirlah positif dengan menganggap orang yang unsubscribe adalah orang yang tidak akan membeli apapun dari Anda. Sia-sia apabila Anda terus menerus mengirimkan promosi kepada orang yang tidak membeli apapun dari Anda.

Tes email dengan email pelanggan

Berhasil atau tidaknya email marketing biasa diukur dengan sebuah tes. Jangan pernah menggunakan email pelanggan untuk tes tersebut. Gunakan akun tersendiri untuk mengetes email marketing Anda. Bila Anda menggunakan engine email marketing, mungkin Anda tidak akan merasa kerepotan dengan hal ini. Pasalnya, engine email marketing biasanya telah menyediakan email terpisah untuk melakukan testing.

Itulah tadi beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam membuat email marketing. Selamat ber-email marketing!

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 21

Strategi Social Media Efektif yang Mudah Dilakukan 5/5 (1)

By Cynthia Cecillia | Social Media

Saat ini tidak bisa dipungkiri lagi social media merupakan salah satu marketing tool paling dashyat yang pernah ada.  Status update di facebook dan timeline di twitter mampu masuk kedalam ranah personal banyak orang dan tentunya mendekatkan pemilik brand dengan konsumennya. Social Media merupakan cara branding baru yang terbukti cukup efektif asalkan si pemilik brand mengetahui bagaimana caranya merencanakan marketing lewat strategi social media dengan baik. Jika anda masuk ke dalam social media tanpa sebuah plan yang baik maka bisa dipastikan anda akan mengalami kegagalan.

Seluruh kerja keras, waktu dan biaya yang anda telah keluarkan akan menjadi sia-sia, anda takkan memperoleh traffic signifikan, engagement dengan konsumen tidak akan terjalin dan bahkan tidak akan ada yang peduli.  Hanya karena social media itu merupakan tools yang gratis bukan berarti anda tak punya rencana untuk masuk kedalamnya.

Social media memiliki batasan yang harus anda taklukan.  Dalam hal ini batasan dalam strategi social media adalah informasi bagaimana menggunakannya secara efektif.  Sebelum anda menggunakan social media sebagai marketing tools untuk bisnis anda maka anda harus memahami bagaimana menggunakannya. Berikut tips social media yang bermanfaat bagi Anda.

Secure your brand

Langkah pertama untuk merencanakan strategi social media yang sukses dalam jangka waktu panjang adalah dengan dengan mengamankan seluruh brand anda di setiap social media.  Nama brand anda adalah yang terpenting anda harus mengamankannya dengan mendaftarkannya di berbagai situs social media.  Tentunya akan lebih baik jika memiliki nama brand yang sama dengan nama domain, facebook serta twitter yang sama.

Jangan tunggu sampai anda membutuhkannya, lebih baik ambil semuanya sekarang dan ketika anda siap dengan strategi social media anda maka seluruh username itu sudah terdaftar atas nama anda.  Memiliki keseragaman nama brand dalam social media sangatlah penting untuk membangun kepercayaan untuk para konsumen dan tentunya baik apabila brand anda diekspos di media massa. Memiliki username yang berlainan hanya akan membingungkan konsumen serta targat audience yang lain

Menyiapkan strategi

Persiapan strategi ini sendiri terdiri dari dua bagian yaitu mengevaluasi internal aset anda dan mengevaluasi kompetisi. Implementasi dari social media itu sendiri dibantu oleh aset yang telah ada yaitu brand messaging, keunikan website anda, content management system serta budget untuk social media itu sendiri. Social media memang merupakan tools yang gratis namun untuk membuat brand anda dikenal lewat social media tentu membutuhkan biaya.

Environmental scan dan competitive analysis

80 persen waktu yang dihabiskan untuk membangun sebuah strategi social media adalah dengan melakukan research dan mengevaluasi kompetitor. Research dan evaluasi kompetitor atau brand sejenis merupakan salah satu hal terpenting dalam merencanakan sebuah strategi social media.Environmental scan sendiri berisi sebetulnya kompetisi seperti apa yang tengah berlangsung, apa yang mereka lakukan, siapa saja yang berhasil dalam menggunakan social media dan siapa yang tidak termasuk dengan menggali ide-ide segar.

Seperti misalnya kita bisa melihat bagaimana starbucks berhasil menggunakan isu lingkungan lewat social medianya dalam hal ini facebook.  starbucks Indonesia pernah melakukan kampanye facebook dengan memberikan bibit tanaman yang diletakkan dalam wadah kopi starbucks dan hasilnya kampanye tersebut berhasil dan menjadi sorotan media.

Pelajari karakteristik media sosial

Media sosial sendiri memiliki karakteristik berbeda seperti misalnya terdapat perbedaan begitu mendasar dalam pendekatan audience pada facebook dan twitter.  DI twitter anda bisa melakukan pendekatan yang lebih personal ke masing-masing follower. Tidak mengenal karakteristik social media maka anda takkan bisa meraih banyak fans atau penggemar. Strategi social media anda mungkin berhasil di facebook namun ternyata jika diterapkan di twitter hasilnya berbeda jauh.  Seperti misalnya kampanye 1,000,000 fans dove di facebook berhasil dan amat menarik namun tentunya tidak bisa serta merta di terapkan di twitter. Seperti brand Rinso dari Unilever yang memiliki akun twitter missresik dan melakukan personifikasi sebagai seorang ibu rumah tangga yang memiliki beragam tips agar cucian tetap bersih.  Twitter juga memungkinkan audience dan brand terhubung lebih personal.

Namun yang perlu diperhatikan jika brand anda sudah terjun dalam social media anda harus benar-benar memperhatikan dan menjawab seluruh respons ini dikarenakan kecepatan respon adalah hal yang diandalkan dalam social media.  Percuma saja anda memiliki akun twitter dan facebook dengan jutaan penggemar atau follower tanpa dibarengi dengan kecepatan respon itu sendiri.

Designing the strategy

Setelah anda sudah mempelajari karakteristik dari social media tersebut dan anda sudah menyiapkan strateginya maka selanjutnya adalah mendesign strateginya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam social media adalah menulis content yang sesuai tentunya untuk target audience yang pas, membangun kepercayaan dan akhirnya membuat orang melakukan suatu tindakan. Anda harus menciptakan sebuah space untuk online audience anda mengenai hal-hal yang ingin mereka diskusikan.

Salah satu bagian penting dari social media strategy ini adalah mengetahui jenis percakapan seperti apa yang anda ingin bangun di akun brand anda nantinya. Penelitian menunjukkan bahwa di social media orang lebih bebas berekspresi tanpa batasan yang kaku.  Untuk itu percakapan tidak selalu harus mengenai brand anda dan bahkan sebaiknya tidak membicarakan brand itu sendiri namun lebih kearah manfaatnya serta hal-hal menarik mengenai itu. Seperti misalnya pada akun missresik dari rinso lebih memaparkan mengenai cara-cara menghilangkan noda, mencuci bersih dan tips seputar kebersihan lainnya.

Mengukur dan mengevaluasi kesuksesan

Ketika anda sudah memilih channel social media yang tepat dan memiliki strategi yang sesuai maka satu hal terpenting adalah mengukur kesukesan itu sendiri. Apakah dengan follower yang bertambah di twitter atau puluhan ribu bahkan jutaan fans sudah membuat brand ada sukses. Apa yang hendak anda tuju dalam hal ini, hanya brand awareness atau memang targetnya adalah sales, ini perlu diperhatikan dari awal.  Kunci kesuksesan dalam social media adalah ketika social media tersebut membantu brand anda mencapai tahap-tahap tujuannya apakah memang hanya sekedar awareness atau berimpact pada penjualan.

 

[sociallocker] Download Disini [/sociallocker]

 

Sribuddies, anda sudah mengetahui nih apa yang harus disiapkan jika anda ingin membawa usaha anda masuk dalam social media. Kuncinya adalah persiapan yang matang, strategi yang jelas serta pemahaman mengenai apa yang diinginkan oleh target audience anda.

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 20

Tips Beriklan di Facebook Untuk Situs Toko Online atau E-Commerce Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Social Media

Google dan Facebook adalah media yang disukai banyak orang dalam bisnis online untuk mengiklankan situs toko online mereka. Akan tetapi, masih banyak orang yang tidak memanfaatkan uang iklan mereka dengan baik, terutama di Facebook yang terus berubah dan terus memperbarui halaman iklan mereka.

Berikut adalah tips untuk beriklan di Facebook yang tidak begitu rumit untuk dilakukan. Diharapkan dengan beberapa tips ini dapat meningkatkan kinerja dari iklan Facebook anda.

Berhentilah untuk meningkatkan Facebook fans

Apakah anda masih ingat hari-hari indah dulu dimana orang-orang membual tentang jumlah dari Facebook fans yang mereka punya? Karena anda perlu meningkatkan penjualan ke situs toko online anda, jumlah Facebook fans tidak menjamin peningkatan traffic setiap kali anda membuat postingan baru. Coba berpikir tentang email blast anda, jumlah persentase dari subscribers yang membuka email anda adalah metrik utama.

Menurut riset terbaru, kurang dari 3% dari Facebook fans yang akan melihat postingan terbaru anda. Jika anda memiliki 10.000 Facebook fans, itu berarti secara organik anda hanya bisa menjangkau rata-rata 300 pengguna Facebook. Bergantung dari tujuan iklan anda, alangkah lebih baik jika anda mengaktifkan Page Post Engagement untuk menggapai audience yang lebih besar yang akan mendorong traffic ke situs toko online anda.

Mudahkan orang untuk mengunjungi website anda secara langsung

Mungkin anda telah sering melihat bahwa banyak pengiklan yang terobsesi untuk meningkatkan Facebook fans mereka, tetapi mengabaikan iklan dengan link yang langsung mengarah ke website. Selain Page Post Engagement, klik ke website (atau website conversion) adalah jenis iklan yang harus diperhatikan oleh situs toko online atau ecommerce.

Cobalah pikir, daripada meningkatkan Facebook fans yang hasilnya tidak bisa anda lihat langsung, anda bisa mendorong traffic ke website anda melalui iklan seperti ini. Satu-satunya tugas yang anda perlukan adalah menghitung apakah biaya (CPM atau CPC) yang anda investasikan akan memberikan return yang baik terhadap ROI anda.

Coba gunakan Custom Audience

Tidak banyak pengiklan yang tahu fitur ini, walaupun sudah lama tersedia, sampai Facebook mempromosikannya di halaman iklan mereka. Jika anda sudah memiliki jumlah daftar email yang cukup banyak, anda bisa mencoba Custom Audience. Jika tidak, abaikan tips ini.

Coba bayangkan, dengan sebuah daftar leads/petunjuk yang potensial, anda bisa meng-upload-nya ke Facebook (dan Facebook akan melakukan matching) lalu menawarkan iklan anda ke pengguna Facebook tersebut. Anda juga bisa melakukan pengecualian, dengan meng-upload daftar email dari customer anda agar mereka tidak menjadi target dari  kampanye iklan anda, dengan tujuan untuk berhemat dan mengurangi biaya akuisisi.

Menargetkan iklan ke grup berdasarkan hobi mereka

Iklan di Facebook memungkinkan anda dengan mudah untuk melakukan marketing yang segmented, jadi cobalah untuk menghindari kampanye iklan yang terlalu luas. Apalagi, Facebook telah mempermudah pengiklan untuk menargetkan audience mereka berdasarkan ketertarikan/hobi.

Berdasarkan perspektif online retailer, akan lebih baik untuk menggapai 9 juta pengguna dengan ketertarikan pada “Shopping dan fashion” daripada menggapai pengguna yang luas hingga 13.6 juta orang. Jika anda menjual handbag, anda bisa lebih spesifik menggapai (1.6 juta pengguna) dengan mendefinisikan “Shopping dan fashion > Fashion accessories > Handbags”.

Gunakan Power Editor untuk menargetkan audience berdasarkan device/gadget mereka

Pernahkan anda mengecek bagaimana kinerja iklan Facebook anda di desktop dan mobile? Jika tidak, coba cek tool web analytic anda untuk mengukur apakah traffic mobile dari iklan Facebook anda menghasilkan konversi, dan bagaimana perbandingannya dengan desktop?

Jadi, apa yang perlu anda lakukan jika traffic mobile yang datang dari iklan Facebook tidak menghasilkan konversi sebaik desktop? Jelas, jawabannya adalah berhenti atau mengurangi anggaran untuk iklan mobile di Facebook, terutama jika website anda tidak teroptimasi untuk perangkat mobile. Sayangnya, Facebook tidak menyediakan cara langsung untuk mengatur hal ini, anda hanya bisa melakukannya via Power Editor. Di bagian placement, pilih “Desktop only” bukan “Desktop and Mobile”. Jika tujuan iklan anda untuk pengguna mobile, anda bisa pilih placement ke “Mobile only”.

Semoga tips-tips di atas bisa berguna bagi bisnis online anda. Selamat beriklan di Facebook!

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

Apr 11

Email Marketing VS Media Social Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Media sosial memiliki banyak kegunaan dalam hal pemasaran. Ketika digunakan dengan benar, media sosial memungkinkan kita untuk membangun hubungan yang tulus dengan pelanggan atau followers. Itu akan membantu kita dalam mencari tahu apa yang dikatakan orang tentang brand kita dan memudahkan kita untuk berbagi konten menarik dengan followers. Terlepas dari apakah mereka berada dalam lingkup B2B atau B2C, kebanyakan bisnis saat ini tidak bisa terlepas dari keberadaan media sosial.

Akan tetapi, ada satu sisi yang membuat media sosial tidak cukup baik, yaitu dari sisi leadgeneration. Lead generation sendiri adalah cara bagaimana kita bisa menghasilkan konversi dari orang-orang yang datang ke website, seperti menghasilkan penjualan dari mereka, mendapatkan alamat email mereka, dan lain-lain.

Media sosial bekerja secara efektif untuk banyak kegiatan pemasaran, tetapi menghasilkan lead baru bukan salah satu keunggulan dari mereka. Bahkan, ketika dikirimkan untuk menghasilkan lead, emailmarketing akan selalu mengalahkan media sosial. Salah satu studi pada tahun 2014 menunjukkan bahwa tingkat konversi email 40 kali lebih tinggi dibandingkan dengan gabungan dari Facebook dan Twitter. Jadi, mengapa email, saluran komunikasi yang relatif tua, dianggap lebih cocok menghasilkan lead? Berikut adalah beberapa alasannya.

Followers yang sudah mengenal bisnis kita bisa diraih

Orang dalam database email kita telah opt-in untuk mendapatkan informasi seputar brand kita. Mereka sudah tahu kita, dan pada satu titik, kita telah cukup mengesankan orang-orang ini bahwa mereka telah mengangkat tangan mereka dan telah menunjukkan bahwa mereka ingin mendengar informasi dari kita di kemudian hari.

Sedangkan, media sosial tidak memiliki tingkat komitmen yang sama. Sebuah “follow” di media sosial tidak cukup kuat seperti email opt-in. Mengikuti seseorang di media sosial adalah kegiatan yang lebih pasif daripada mendaftar untuk komunikasi email. Mengikuti ribuan orang dan brand di media sosial adalah hal yang tidak biasa, tetapi kebanyakan justru akan mendaftar untuk email. Email mempunyai tingkat yang lebih dalam secara engagement dan kepercayaan.

Media sosial terlalu ramai

Terlalu ramai, hal yang membuat media sosial menarik dan dinamis, tetapi membuat saluran pemasarannya menjadi sulit, yaitu jumlah konten. Dalam satu hari, pengguna Twitter menghasilkan 500 tweet. Di Facebook, pengguna memasukkan 55 juta update status per hari. Pada Instagram, lebih dari 70 juta gambar yang di-posting setiap hari.

Perusahaan bersaing untuk mendapatkan perhatian orang pada media sosial. Karena volume dan kecepatan konten media sosial, hanya sebagian kecil dari followers yang melihat update kita. Bahkan, edgerank milik Facebook membatasi jangkauan posting kita: hanya dua sampai enam persen dari fans/followers yang benar-benar melihat konten kita. Twitter tidak memiliki algoritma (setidaknya belum), tetapi mudah kehilangan pembaruan karena jumlah tweet orang lain yang banyak.

Orang-orang lebih suka melihat atau mengklik email

Open rate untuk pesan email marketing umumnya dalam kisaran 20 sampai 25 persen. Jika kita menganggap tingkat “reach” mencapai enam persen untuk Facebook, itu berarti pesan kita lima kali lebih mungkin untuk dilihat melalui email daripada di media sosial. CTR juga umumnya lebih tinggi pada email. CTR dari email umumnya dalam kisaran tiga persen, sementara tingkat CTR pada tweets umumnya dalam kisaran 0,5 persen.

Dapat menjelaskan lebih lengkap pada email

Beberapa hal membutuhkan lebih dari 140 karakter. Ya, memang email harus singkat juga, tetapi setidaknya kita tidak terbatas pada jumlah karakter tertentu. Untuk membuat seseorang mengambil sebuah tindakan, kita tentu perlu untuk mengatakannya lebih dari sekedar beberapa kalimat.

Email marketing tidak membunuh SEO, lalu social media marketing juga tidak membunuh email marketing. Bahkan, email masih lebih unggul dibanding media sosial, dan mungkin akan terjadi selamanya. Akan tetapi, tidak berarti kita harus meninggalkan media sosial. Kita hanya perlu memikirkan kembali pendekatan kita untuk media sosial, dan mempertimbangkan keterbatasan yang sangat nyata dari media ini.

Langkah pertama yang diambil adalah mengakui dulu bahwa media sosial tidak selalu menjadi media untuk lead generation. Bagi banyak perusahaan, media sosial lebih cocok untuk aktivitas brand awareness dan berfungsi sebagai customer support. Mengingat bahwa kita mengetahui email hampir selalu mendapatkan konversi yang lebih baik daripada media sosial, kita perlu memikirkan cara-cara untuk menjembatani kesenjangan tersebut–-mengonversi pengikut media sosial menjadi subscribers pada email.

Cara terbaik untuk melakukan hal itu adalah melalui blog perusahaan. Jika membuat posting blog yang berkualitas tinggi, mengapa kita tidak mulai membuat newsletter blog dan menggiring orang ke dalam database kita itu? Ketika orang opt-in newsletter, kita telah mengantongi data profil mereka. Kita dapat memulai pemasaran kepada mereka melalui email.

Pencarian Terkait :

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

Jan 17

Keunggulan Menggunakan Email Marketing untuk Bisnis 5/5 (1)

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Elektronik mail atau biasa disingkat dengan email adalah komunikasi surat menyurat melalui internet. Surat bisa berupa pesan teks dan gambar baik itu dalam format HTML maupun teks asli. Sekarang ini banyak penyedia layanan email berbasis web, yang paling banyak digunakan adalah Gmail, Yahoo Mail dan Hotmail.

Belakangan ini email tidak hanya digunakan sebagai surat-menyurat secara pribadi atau komunikasi antara dua pihak atau lebih, tetapi juga sebagai alat pemasaran produk atau jasa di dunia internet. Pemasaran berbasis email atau menggunakan email sebagai alat pemasaran disebut Email marketing. Istilah Email marketing biasanya dilawankan dengan istilah Direct Mail yaitu pemasaran atau pengiriman brosur/surat secara langsung, misalnya, melalui kantor pos dan sebagainya.

Meskipun telah banyak bermunculan metode-metode baru dalam pemasaran dalan internet, tetapi email marketing masih diandalkan karena email masih menjadi alat komunikasi yang sering digunakan oleh pemiliknya selain facebook maupun situs jejaring sosial lainnya. Selain itu email juga sangat diperlukan bila kita ingin bergabung dalam banyak hal di internet.

Bisnis menggunakan email marketing memiliki banyak manfaat malalui beberapa saluran pemasaran lainnya. Direct Marketing Association (DMA) menunjukan bahwa email marketing telah mengejar direct mail dalam hal efisiensi bisnis online. Berapa pun ukuran bisnis Anda, besar maupun kecil, Anda bisa memanfaatkan keuntungan dari email marketing. Berikut ini merupakan beberapa manfaat email marketing dan alasan mengapa Anda harus menggunakannya.

Lebih personal

Surat merupakan sarana komunikasi yang sifatnya pribadi. Dengan menggunakan surat (dalam hal ini email)  anda bisa melakukan pemasaran dengan sentuhan yang lebih personal. Dengan pendekatan yang lebih personal diharapkan akan lebih mudah untuk menggugah ketertarikan calon konsumen. Namun bagi seorang marketer, hal ini merupakan tantangan tersendiri untuk berimprovisasi dalam menghasilkan sales letter yang ‘menyentuh’.

Kontinyuitas

Dengan email marketing, anda bisa memasarkan dagangan anda terus menerus secara kontinyu bahkan bisa diotomatisasi. Tugas anda hanyalah membuat beberapa sales letter yang menarik dan mengatur kapan surat-surat tersebut dikirim dan kapan  anda membalas surat -surat yang masuk. Selanjutnya tugas autoresponderlah yang mengirim surat anda sebagaimana yang sudah anda setting waktunya. Anda hanya perlu kerja sekali dan autoresponder mengirimkannya berkali-kali sesuai settingannya.

Lebih cepat

Kampanye menggunakan direct mail dapat memakan waktu Anda. Biasanya lebih dari sebulan untuk bisa mengeksekusi suatu pesan dan kemudian Anda harus menunggu pos untuk kembali mengirimkannya kepada pelanggan. Sedangkan email marketing membutuhkan waktu yang relatif sedikit untuk merencanakan dan melaksanakan email kampanye dan Anda akan mendapatkan hasil segera.

Lebih murah

Anda tidak perlu  mengeluarkan biaya ongkos kirim jika menggunakan email marketing. Dengan tingkat respon yang lebih tinggi dari direct mail, email marketing akan memberikan keuntungan bagi Anda.

Dapat diukur

Kampanye meggunakan email dapat dilacak sepenuhnya. Anda bisa melihat berapa banyak email yang dikirimkan. Dari keunggulan ini Anda bisa melihat seberapa banyak tingkat respon terhadap produk yang akan Anda jual.

Membangun hubungan dengan pelanggan

Karena berkomunikasi dengan email lebih murah dan mudah, beberapa perusahaan sering menggunakan email untuk tetap berkomunikasi secara rutin dengan pelanggan. Hal ini memungkinkan Anda untuk membangun hubungan yang kuat dengan mereka. Email Marketing adalah media yang ideal untuk menawarkan suatu produk kepada pelanggan.

Dengan banyaknya keunggulan yang diberikan email marketing, pelaku bisnis online akan mudah mempromosikan produknya yang memberikan banyak kesempatan untuk meraih sukses.

Pencarian Terkait :

Berikan Rating anda untuk tulisan ini