email gratisan

Ini Alasan Mengapa Jangan Menggunakan Email Gratisan

Posted on

Tidak bisa mengelak bahwa sesuatu yang gratis terkadang memang menyenangkan. Kita sering berharap bisa mendapatkan sesuatu secara murah, bahkan gratis. Lalu apabila Anda memiliki bisnis yang masih dirintis dari awal, Anda pasti akan benar-benar menghemat biaya pengeluaran. Sehingga Anda cukup menikmati sesuatu yang akan membantu Anda untuk menjalankan bisnis, namun biaya yang dikeluarkan tidak ada. Namun kali ini sesuatu yang “gratis” tersebut tidak selalu menyenangkan.

Berbicara mengenai email, saat ini email memang telah menjamur dan mendominasi pengguna internet di seluruh dunia. Ada beragam email gratis yang ditawarkan oleh provider, seperti Gmail, Yahoo, Hotmail, dan masih banyak lainnya. Layanan ini membuat kita berpikir bahwa kita memang tidak harus membayar biaya sepeserpun untuk menerima atau mengirim email.

Memang menggunakan email gratis merupakan ide yang buruk. Pertama, email hratis akan mendapatkan deliverability yang rendah. Semua orang dengan mudah bisa mendapatkan email gratis, termasuk para spammer. Pikirkan mengenai berapa banyak spam yang akan Anda dapatkan dari alamat webmail gratis tersebut, dibandingkan dengan jumlah yang Anda dapatkan dari email yang memiliki domain.

Mungkin selama ini Anda tidak mengalami masalah ketika mengirimkan atau menerima email melalui email gratis. Tetapi ketika Anda mulai mengirim volume yang lebih tinggi dari email, terlebih lagi sering, maka Anda akan mengalami kesusahan. Mengirim email massal dari akun webmail gratis tidak akan meningkatkan kemungkinan pesan Anda bisa disaring. Akan jauh lebih baik jika Anda mengirim email dari alamat di domain situs web Anda sendiri.

Apabila Anda telah memiliki website, maka hosting Anda akan memberikan email account sebagai bagian dari paket hosting tersebut. Anda bisa meminta bantuan pihak penyedia hosting untuk membantu Anda membuat alamat email pada domain. Anda perlu mengeluarkan sedikit biaya untuk terlihat profesional pada bisnis Anda.

Baca Juga  5 Kesalahan Umum dalam E-mail Marketing

Suka artikel ini? bagikan!