Search Results for: hubungan antara email dan sosial media

May 31

Mana yang Terbaik, Email Marketing atau Media Sosial? 5/5 (2)

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Seperti perdebatan telur dan ayam, marketer pun bisa berdebat hebat untuk membuktikan mana yang paling efektif bagi merek mereka, email marketing atau social media marketing. Tentunya, keduanya memiliki manfaat. Media sosial merupakan alat baru yang lagi populer sekarang, dan banyaknya platform baru yang bermunculan membuat para marketer memiliki cara-cara baru untuk menjangkau pengikut mereka.

Email di lain pihak, memberikan keyakinan yang datang dengan suatu kebiasaan yang membudaya. Jadi mana yang lebih baik bagi bisnis Anda? Keduanya melayani kebutuhan yang sama sekali beda, sehingga kurang tepat rasanya menilai keduanya dengan standar yang sama. Pasalnya, Anda membutuhkan media sosial untuk menjangkau target pelanggan, dan memerlukan email untuk memelihara pelanggan.

Untuk meyakinkan Anda bahwa email dan media sosial sama-sama bekerja dengan baik dan tidak saling bersaing, berikut informasi yang kami kutip dari B2C.

Media sosial membangun awareness dan engagement

Facebook telah mengubah dunia yang kita kenal menjadi seperti sekarang. Hari ini, hampir tiga perempat dari semua pengguna internet minimal memiliki satu akun media sosial. Berikut rincian pengguna media sosial berdasarkan usia:

89% orang berusia 18-29 tahun aktif di media sosial.

72% orang berusia 30-49 aktif di media sosial.

60% orang berusia 50-60 tahun aktif di media sosial.

43% orang berusia 65+ aktif di media sosial.

Media sosial sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran (awareness) merek atau produk dan memperkuat interaksi antara bisnis dan pelanggan. Cara terbaik melakukannya adalah dengan mengirimkan konten menarik, kemudian mengarahkan pengikut ke website atau laman arahan untuk berlangganan email.

Jika media sosial digunakan untuk penjualan, bersiaplah kecewa. Sebuah survei yang dilakukan oleh Javelin Strategy & Research menemukan bahwa hanya 18% responden mengatakan sangat mungkin untuk melakukan pembelian melalui media sosial tahun depan. Sementara 67% responden mengatakan tidak mungkin atau sangat tidak mungkin melakukannya.

Itu artinya konsumen yang berada di media sosial tidak dalam suasana hati untuk melakukan pembelian. Jadi, jika Anda mencoba menjual sesuatu di sana, itu hanya akan menggangu mereka saja. Sebaliknya berikanlah apa yang mereka inginkan di media sosial, yaitu konten menarik dan bangun hubungan dengan mereka.

Anda dapat memulai proses penjualan dengan mereka hanya ketika mereka cukup memercayai Anda dengan cara berlangganan email.

Email mengakhiri deal

Setelah pelanggan mendaftarkan alamat emailnya, ada baiknya Anda mengirimkan email selamat datang dan menjelaskan apa yang diharapkan perusahaan. Misalnya, meminta mereka mengizinkan Anda mengirimkan email biasa (newsletter mingguan) dan email promosi (untuk penjualan atau acara khsusus).

Rata-rata pelanggan menerima 416 email komersil per bulan, sehingga Anda harus memastikan email terlihat oleh mereka. Paling penting, Anda harus memastikan email telah dioptimalkan untuk perangkan mobile.

Pasalnya, hampir setengah dari semua email dibuka dari perangkat mobile dan 64% pengambil keputusan membuka email dari smartphone mereka.

Jika tampilan email tidak bisa di baca melalui perangkat mobile, pembaca akan menghapus pesan dan pindah ke pesan berikutnya. Ambil uang dan kesetiaan mereka dengan cara mereka. Tidak perlu membandingkan kekuatan keduanya, Anda hanya perlu mengombinasikan kedua strategi tersebut dan pasti Anda akan melihat hasilnya.

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 30

Memadukan Social Media Marketing dengan Email Marketing Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Banyaknya media sosial yang bermunculan mendorong orang berbondong-bondong untuk bergabung masuk. Media sosial saat ini tidak hanya digunakan untuk sekadar berbagi foto pribadi, album, video, dan status saja, namun juga sebagai alat pemasaran. Dengan alasan ini mungkin Anda berpikir bahwa email marketing akan mati.

Namun yang terjadi tidak demikian. Bahkan, sekarang ini kita bisa mengombinasikan peran media sosial dan email marketing. Mengapa dan bagaimana? Berikut ulasannya seperti kami kutip dari socialmediatoday.com.

Perbedaan apa yang akan dihasilkan dengan kombinasi ini ?

Pakar marketing mengatakan bahwa kemampuan menangkap audience melalui email tidak jauh berbeda dengan kampanye social media marketing. Pengguna online mengakses inbox setiap hari begitu juga yang mereka lakukan dengan akun media sosialnya.

Mereka melihat feed terbaru dari teman-teman, berbagi kejadian terbaru, dan memeriksa pesan di kontak pesan untuk hal yang lebih pribadi dan ini penting dalam penargetan pesan secara efektif.

Anda bisa melihat kekuatan integratif keduanya, bukan? Jika Anda adalah seorang marketer dan memanfaatkan media sosial dan email, Anda dapat menyertakan pesan promosi untuk keduanya dalam waktu yang berbeda.

Tentunya, terlebih dahulu Anda harus memaksimalkan penggunaan kedua platform tersebut untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Hal ini akan membantu Anda berinteraksi dengan lebih banyak orang dan tentunya hubungan Anda akan meningkat dengan mereka.

Melibatkan mereka melalui media sosial dengan membuat subscribe ke dalam daftar email untuk menerima promosi eksklusif serta penawaran dari bisnis Anda. Di sisi lain, penggunaan email akan membuat mereka mengikuti Anda di jejaring sosial dan menjangkau lingkaran yang lebih besar setelah Anda juga menangkap kepentingan dari teman-teman mereka.

Cara menggabungkan social media marketing dan email marketing untuk membantu SEO situs Anda

Setelah Anda mengetahui manfaat dari kedua platform tersebut. bagian ini akan membahas langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk lebih mengerucutkan kombinasi antara berbagi sosial dan email marketing:

Sertakan ikon media sosial Anda di footers email

Anda tahu di bagian mana menutup pesan serta menulis tanda tangan digital dalam email, kan? Di situlah tempat yang baik meletakkan tombol sosial untuk menghubungkan ke blog atau situs media sosial Anda. Anda juga bisa menyertakan pesan singkat untuk memotivasi dan meminta mereka bergabung dengan media sosial Anda.

Memberikan insentif bagi fans pembaca dan pengikut

Setelah mereka mendaftar di subscribe email dan akun media sosial, berikan mereka insentif untuk menghargai keanggotaan mereka. Jangan hanya sekadar menganggap mereka sekadar anggota tambahan komunitas online Anda saja, namun anggap mereka sudah menjadi klien potensial dari perusahaan Anda. Lihat mereka sebagai endorser merek yang memiliki kemampuan menyebarkan dan memperluas pesan Anda kepada lebih banyak orang melalui web.

Melakukan lintas promosi

Setelah menyelesaikan langkah 1 dan 2, hal terpenting berikutnya yang harus dilakukan adalah melakukan lintas promosi. Tentunya, setelah Anda memiliki pengikut yang berkembang di media sosial dan sekelompok pelanggan untuk newsletter email, Anda harus mempertahankan mereka.

Caranya bisa dengan memanfaatkan platform individu untuk meningkatkan promosi dan tetap dominan. Selain itu, ketika perusahaan atau firewall kantor melarang untuk mengakses media sosial selama jam kerja, mereka masih dapat memeriksa update melalui email.

Nah, dengan menggunakan media sosial sebagai alat keterlibatan merek dan mengirim email sebagai sarana penjualan langsung dapat menaikkan level marketing Anda. Sebab, ketika bersenjatakan data ini, Anda akan lebih mudah untuk meningkatkan upaya pemasaran dan meningkatkan pengikut baru untuk dukungan yang lebih besar lagi.

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

Jan 17

Keunggulan Menggunakan Email Marketing untuk Bisnis 5/5 (1)

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Elektronik mail atau biasa disingkat dengan email adalah komunikasi surat menyurat melalui internet. Surat bisa berupa pesan teks dan gambar baik itu dalam format HTML maupun teks asli. Sekarang ini banyak penyedia layanan email berbasis web, yang paling banyak digunakan adalah Gmail, Yahoo Mail dan Hotmail.

Belakangan ini email tidak hanya digunakan sebagai surat-menyurat secara pribadi atau komunikasi antara dua pihak atau lebih, tetapi juga sebagai alat pemasaran produk atau jasa di dunia internet. Pemasaran berbasis email atau menggunakan email sebagai alat pemasaran disebut Email marketing. Istilah Email marketing biasanya dilawankan dengan istilah Direct Mail yaitu pemasaran atau pengiriman brosur/surat secara langsung, misalnya, melalui kantor pos dan sebagainya.

Meskipun telah banyak bermunculan metode-metode baru dalam pemasaran dalan internet, tetapi email marketing masih diandalkan karena email masih menjadi alat komunikasi yang sering digunakan oleh pemiliknya selain facebook maupun situs jejaring sosial lainnya. Selain itu email juga sangat diperlukan bila kita ingin bergabung dalam banyak hal di internet.

Bisnis menggunakan email marketing memiliki banyak manfaat malalui beberapa saluran pemasaran lainnya. Direct Marketing Association (DMA) menunjukan bahwa email marketing telah mengejar direct mail dalam hal efisiensi bisnis online. Berapa pun ukuran bisnis Anda, besar maupun kecil, Anda bisa memanfaatkan keuntungan dari email marketing. Berikut ini merupakan beberapa manfaat email marketing dan alasan mengapa Anda harus menggunakannya.

Lebih personal

Surat merupakan sarana komunikasi yang sifatnya pribadi. Dengan menggunakan surat (dalam hal ini email)  anda bisa melakukan pemasaran dengan sentuhan yang lebih personal. Dengan pendekatan yang lebih personal diharapkan akan lebih mudah untuk menggugah ketertarikan calon konsumen. Namun bagi seorang marketer, hal ini merupakan tantangan tersendiri untuk berimprovisasi dalam menghasilkan sales letter yang ‘menyentuh’.

Kontinyuitas

Dengan email marketing, anda bisa memasarkan dagangan anda terus menerus secara kontinyu bahkan bisa diotomatisasi. Tugas anda hanyalah membuat beberapa sales letter yang menarik dan mengatur kapan surat-surat tersebut dikirim dan kapan  anda membalas surat -surat yang masuk. Selanjutnya tugas autoresponderlah yang mengirim surat anda sebagaimana yang sudah anda setting waktunya. Anda hanya perlu kerja sekali dan autoresponder mengirimkannya berkali-kali sesuai settingannya.

Lebih cepat

Kampanye menggunakan direct mail dapat memakan waktu Anda. Biasanya lebih dari sebulan untuk bisa mengeksekusi suatu pesan dan kemudian Anda harus menunggu pos untuk kembali mengirimkannya kepada pelanggan. Sedangkan email marketing membutuhkan waktu yang relatif sedikit untuk merencanakan dan melaksanakan email kampanye dan Anda akan mendapatkan hasil segera.

Lebih murah

Anda tidak perlu  mengeluarkan biaya ongkos kirim jika menggunakan email marketing. Dengan tingkat respon yang lebih tinggi dari direct mail, email marketing akan memberikan keuntungan bagi Anda.

Dapat diukur

Kampanye meggunakan email dapat dilacak sepenuhnya. Anda bisa melihat berapa banyak email yang dikirimkan. Dari keunggulan ini Anda bisa melihat seberapa banyak tingkat respon terhadap produk yang akan Anda jual.

Membangun hubungan dengan pelanggan

Karena berkomunikasi dengan email lebih murah dan mudah, beberapa perusahaan sering menggunakan email untuk tetap berkomunikasi secara rutin dengan pelanggan. Hal ini memungkinkan Anda untuk membangun hubungan yang kuat dengan mereka. Email Marketing adalah media yang ideal untuk menawarkan suatu produk kepada pelanggan.

Dengan banyaknya keunggulan yang diberikan email marketing, pelaku bisnis online akan mudah mempromosikan produknya yang memberikan banyak kesempatan untuk meraih sukses.

Pencarian Terkait :

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

Jun 03

Cara Menghasilkan Uang dari Blog Anda 5/5 (5)

By ZULFIANTO | Sharing

Anda ingin menghasilkan uang, bukan? Tentu saja kamu mau. Semua orang menginginkan – dan membutuhkan – untuk menghasilkan uang. Jadi, Anda memulai blog karena Anda pernah mendengarnya cara mudah untuk menghasilkan uang, tetapi Anda tidak cukup yakin bagaimana cara menghasilkan uang dengan benar. Atau mungkin Anda sudah memiliki blog dan Anda menjelajahi cara untuk memonetisasinya.

Apa pun grup yang Anda ikuti, dapatkan uang dengan blog – apakah itu blog hobi atau blog bisnis – itu sangat mungkin terjadi. Bukan cara cepat kaya, tetapi jika Anda melakukannya dengan benar, Anda dapat menghasilkan cukup untuk mendukung keluarga Anda dan banyak lagi. Mari selami dan lihat bagaimana Anda dapat menghasilkan keuntungan dengan blog Anda.

Monetasikan dengan Iklan CPC atau CPM

Salah satu cara blogger paling umum menghasilkan uang adalah dengan menempatkan iklan di situs mereka.

Ada dua jenis iklan yang populer:

  • CPC / PPC Ads : Iklan biaya per klik (juga disebut bayar per klik) biasanya adalah banner yang Anda tempatkan di konten atau sisi samping. Setiap kali seorang pembaca mengklik iklan, Anda dibayar untuk klik itu.
  • Iklan CPM : Iklan CPM, atau “biaya per 1.000 tayangan,” adalah iklan yang membayar Anda sejumlah uang tetap berdasarkan pada berapa banyak orang yang melihat iklan Anda.

Mungkin jaringan yang paling populer untuk menempatkan jenis iklan ini adalah Google AdSense. Dengan program ini, Anda tidak perlu berhubungan langsung dengan pengiklan; Anda cukup menempatkan banner di situs Anda, Google memilih iklan yang relevan dengan konten Anda, dan pemirsa Anda mengklik iklan. Ada banyak program serupa yang tersedia jika Anda menemukan bahwa AdSense tidak berfungsi untuk Anda, seperti Chitika, Infolinks, dan Media.net.

Jual Iklan Pribadi

Bekerja dengan jaringan periklanan bukan satu-satunya pilihan Anda ketika menjual iklan. Jika Anda mendapatkan lalu lintas yang cukup, pengiklan dapat datang langsung kepada Anda dan meminta Anda untuk menempatkan iklan mereka di situs Anda. Anda juga dapat menghubungi pengiklan sendiri. Perbedaan terbesar dari opsi yang disebutkan di atas adalah bahwa tidak ada perantara, yang berarti Anda dapat menetapkan tarif iklan Anda sendiri.

Menjual iklan pribadi bisa datang dalam bentuk spanduk, tombol, atau tautan. Anda bahkan dapat membuat tulisan yang disponsori dengan uang di mana Anda menulis tentang atau memberikan ulasan tentang produk atau layanan pengiklan. Pilihan lain adalah menulis posting atau review yang ditulis, yang mana Anda dapat menulis tentang topik apa pun, tetapi pengiklan membayar untuk “Pengunjung yang anda arahkan” disebutkan dalam konten.

Cara Anda menghasilkan uang dengan ini dapat bervariasi. Misalnya, Anda mungkin membebankan biaya satu kali untuk tautan dalam kiriman. Jika Anda menghosting iklan spanduk, Anda dapat menagih mitra Anda setiap bulan.

Tips Bonus : Untuk memaksimalkan penghasilan Anda, Anda juga dapat memilih untuk menjual ruang sponsor di Email Newsletter Anda (berikut adalah 5 software email marketing terbaik), podcast, dan video.

Sertakan Link Afiliasi di Konten Anda

Afiliasi Marketing juga alat lain yang hebat untuk mendapatkan penghasilan dari blog Anda. Berikut adalah cara kerja Affiliate marketing :

  • Seorang pengiklan memiliki produk yang ingin dijualnya. Dia setuju untuk memberi Anda komisi dari setiap penjualan jika pembeli datang dari situs Anda.
  • Dia memberi Anda tautan unik yang melacak kode afiliasi Anda. Dengan begitu, dia tahu kapan pembeli menggunakan tautan Anda untuk melakukan pembelian.
  • Anda menyertakan tautan afiliasi Anda di situs Anda. Anda dapat melakukannya langsung di konten atau melalui iklan spanduk. Jika pembaca mengklik tautan unik Anda dan membeli produk yang Anda rekomendasikan, Anda mendapat persentase dari apa yang ia beli.

Anda dapat menggunakan pemasaran afiliasi melalui jaringan iklan seperti Market Place Produk Digital, atau Anda dapat membuat kemitraan pribadi dengan pengiklan dan bisnis dengan program afiliasi.

Menjual Produk Digital

Jika Anda lebih suka tidak mengiklankan produk orang lain di situs Anda, atau jika Anda mencari aliran pemasukan lain, pertimbangkan untuk menjual produk digital. Ini dapat mencakup item seperti:

  • eBook
  • Kursus / workshop online
  • Gambar, video, atau musik dapat digunakan oleh orang-orang di konten mereka sendiri
  • Aplikasi, plugin, atau tema

Ingatlah bahwa jika Anda akan memilih salah satu cara ini, Anda membuatnya relevan dan bermanfaat bagi pembaca Anda. Banyak blogger membuat kesalahan dengan mengasumsikan mereka mengembangkan produk yang dibutuhkan oleh pembaca mereka; Dengarkan pembaca Anda terlebih dahulu, dan kemudian buat produk digital yang akan memenuhi kebutuhan mereka.

Gunakan Blog sebagai Alat Pemasaran Konten untuk Bisnis Anda

Juga dimungkinkan untuk menjual produk fisik di blog Anda dan menghasilkan uang dengan cara itu. Daripada memikirkannya sebagai menghasilkan uang dari blog Anda, pikirkan blog Anda sebagai alat pemasaran konten yang akan mengarahkan pengunjung ke situs web bisnis Anda.

Kemungkinannya praktis tak ada habisnya ketika datang untuk mengembangkan blog bisnis. Anda dapat menjual produk buatan tangan, buku, produk manufaktur, dan banyak lagi. Atau Anda mungkin sudah memiliki bisnis dan memutuskan untuk memulai sebuah blog untuk mengkonversi pelanggan setia.

Katakanlah, misalnya, bahwa Anda membarui dan menjual kembali ponsel cerdas bekas dari rumah Anda. Anda dapat menggunakan blog untuk menarik pengunjung ke situs web Anda tempat Anda mendaftarkan ponsel saat ini untuk dijual. Blog Anda mungkin mencakup topik tentang perbaikan DIY. Pada satu tingkat, tampaknya berlawanan dengan intuisi karena Anda ingin orang membeli ponsel Anda, tetapi juga membantu Anda membangun merek dan mendapatkan pengakuan.

Guru Sosial Media Jay Baer Menjelaskan Konsep nya :

I was at a conference a few years ago, and this is where I first sort of started thinking about this concept, and their founder, Robert Johnson, was speaking…

He said, “Well our best customers are the people that think they can fix it themselves.”

But eventually you are going to get out of your depth either on that project on a project down the road, at which point who are you going to call? Are you going to call somebody randomly that you discovered on Google or are you going to call the guys who you just watched their logo in the corner of a 14-minute instructional video?

Konsep ini juga dapat diterapkan untuk layanan di semua jenis industri. Misalnya, jika Anda menawarkan layanan perbaikan elektronik yang bertentangan dengan produk fisik, Anda masih dapat menggunakan konsep blogging yang sama untuk meningkatkan kesadaran merek dan mengonversikan lebih banyak klien.

Situs Membership

Pilihan lain untuk menghasilkan uang adalah menjual keanggotaan ke sudut-sudut eksklusif situs web Anda. Misalnya, blog karier mungkin mengenakan biaya Rp. 179.000 per bulan bagi pengguna untuk mendapatkan akses ke papan pekerjaan mereka. Sebuah blog bisnis startup dapat menjual keanggotaan ke forum mereka di mana orang dapat memperoleh saran pribadi tentang bisnis mereka.

Kuncinya di sini adalah bahwa keanggotaan eksklusif Anda harus lebih berharga daripada sesuatu yang dapat ditemukan pengunjung Anda secara gratis di tempat lain, jadi pastikan Anda mengembangkan sesuatu yang bernilai dan layak harganya.

Gunakan Blog untuk Membangun Kredibilitas Anda

Blogging untuk membangun kredibilitas dapat menghasilkan banyak peluang menghasilkan uang. Misalnya, mari kita katakan Anda memulai sebuah blog di industri keuangan. Orang mulai membaca konten Anda, dan blog Anda menjadi sangat populer. Anda sekarang adalah sosok yang diakui di industri keuangan.

Begitu Anda memiliki otoritas itu, orang-orang mungkin akan mendekati Anda untuk membantu menulis buku tentang manajemen utang, atau Anda dapat meminta bayaran untuk berbicara di konferensi atau untuk menjalankan hari pelatihan keuangan karyawan.

Ini tentu bukan bentuk langsung dari menghasilkan uang dari blog, tetapi ini telah berhasil bagi banyak blogger terkenal, dan dapat bekerja untuk Anda juga. Jika Anda mencari aliran pendapatan langsung, blog populer telah dijual untuk angka 4-7 (kadang-kadang lebih) dengan menjual merek dan konten mereka.

Hal terbesar yang perlu diingat adalah bahwa membuat uang blogging tidak mungkin dengan menempatkan situs Anda dan membiarkannya duduk di sana. Mentalitas “jika Anda membangunnya, mereka akan datang” tidak berfungsi di sini, jadi pastikan Anda bersedia untuk meluangkan waktu. Kebanyakan blogger tidak melihat lonjakan pendapatan selama beberapa bulan (kadang-kadang bertahun-tahun) setelah memulai blog mereka. Sebelum Anda menyelam terlalu dalam ke blogging, ingat sedikit nasihat ini:

Buat Konten Berkualitas

Anda tidak akan menghasilkan uang dari blog Anda jika orang tidak membacanya. Lagi pula, pembaca Anda adalah orang-orang yang akan menghasilkan uang, baik mereka mengklik iklan Anda atau membeli produk Anda. Selalu tempatkan pembaca Anda terlebih dahulu.

Jangan Habiskan Waktu Anda Secara Khusus di Blog Anda

Mengembangkan blog yang sukses banyak hubungannya dengan membangun hubungan. Itu dapat mencakup hubungan dengan sponsor, mitra afiliasi, atau hanya blogger lain yang akan mengarahkan lalu lintas ke blog Anda. Pastikan sebagian waktu Anda dihabiskan di forum dan blog lain (atau apa pun yang berhasil untuk Anda) untuk membangun hubungan ini dan blog Anda.

Jangan Takut Bereksperimen

Tidak semua tips dan cara pendapatan ini akan berhasil untuk Anda. Jangan takut untuk mengubah metode Anda untuk melihat apa yang terbaik bagi Anda dan pembaca Anda.

Membuat uang dengan blogging dapat membutuhkan banyak ketekunan, tetapi itu dapat membuahkan hasil dalam jangka panjang jika Anda memulai dari nol. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu menggunakan semua peluang menghasilkan uang ini sekaligus. Pertimbangkan apa yang dilakukan orang lain dalam industri Anda, dan mulailah dari sana.

Seiring waktu, Anda akan mempelajari apa yang berhasil untuk Anda dan apa yang tidak. Jika Anda ingin menghasilkan uang dari blog Anda, opsi mana yang akan Anda mulai?

Beri tahu saya di bagian komentar :).

Pencarian Terkait :

Berikan Rating anda untuk tulisan ini