Tag Archives for " social media marketing "

May 30

Memadukan Social Media Marketing dengan Email Marketing Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Banyaknya media sosial yang bermunculan mendorong orang berbondong-bondong untuk bergabung masuk. Media sosial saat ini tidak hanya digunakan untuk sekadar berbagi foto pribadi, album, video, dan status saja, namun juga sebagai alat pemasaran. Dengan alasan ini mungkin Anda berpikir bahwa email marketing akan mati.

Namun yang terjadi tidak demikian. Bahkan, sekarang ini kita bisa mengombinasikan peran media sosial dan email marketing. Mengapa dan bagaimana? Berikut ulasannya seperti kami kutip dari socialmediatoday.com.

Perbedaan apa yang akan dihasilkan dengan kombinasi ini ?

Pakar marketing mengatakan bahwa kemampuan menangkap audience melalui email tidak jauh berbeda dengan kampanye social media marketing. Pengguna online mengakses inbox setiap hari begitu juga yang mereka lakukan dengan akun media sosialnya.

Mereka melihat feed terbaru dari teman-teman, berbagi kejadian terbaru, dan memeriksa pesan di kontak pesan untuk hal yang lebih pribadi dan ini penting dalam penargetan pesan secara efektif.

Anda bisa melihat kekuatan integratif keduanya, bukan? Jika Anda adalah seorang marketer dan memanfaatkan media sosial dan email, Anda dapat menyertakan pesan promosi untuk keduanya dalam waktu yang berbeda.

Tentunya, terlebih dahulu Anda harus memaksimalkan penggunaan kedua platform tersebut untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Hal ini akan membantu Anda berinteraksi dengan lebih banyak orang dan tentunya hubungan Anda akan meningkat dengan mereka.

Melibatkan mereka melalui media sosial dengan membuat subscribe ke dalam daftar email untuk menerima promosi eksklusif serta penawaran dari bisnis Anda. Di sisi lain, penggunaan email akan membuat mereka mengikuti Anda di jejaring sosial dan menjangkau lingkaran yang lebih besar setelah Anda juga menangkap kepentingan dari teman-teman mereka.

Cara menggabungkan social media marketing dan email marketing untuk membantu SEO situs Anda

Setelah Anda mengetahui manfaat dari kedua platform tersebut. bagian ini akan membahas langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk lebih mengerucutkan kombinasi antara berbagi sosial dan email marketing:

Sertakan ikon media sosial Anda di footers email

Anda tahu di bagian mana menutup pesan serta menulis tanda tangan digital dalam email, kan? Di situlah tempat yang baik meletakkan tombol sosial untuk menghubungkan ke blog atau situs media sosial Anda. Anda juga bisa menyertakan pesan singkat untuk memotivasi dan meminta mereka bergabung dengan media sosial Anda.

Memberikan insentif bagi fans pembaca dan pengikut

Setelah mereka mendaftar di subscribe email dan akun media sosial, berikan mereka insentif untuk menghargai keanggotaan mereka. Jangan hanya sekadar menganggap mereka sekadar anggota tambahan komunitas online Anda saja, namun anggap mereka sudah menjadi klien potensial dari perusahaan Anda. Lihat mereka sebagai endorser merek yang memiliki kemampuan menyebarkan dan memperluas pesan Anda kepada lebih banyak orang melalui web.

Melakukan lintas promosi

Setelah menyelesaikan langkah 1 dan 2, hal terpenting berikutnya yang harus dilakukan adalah melakukan lintas promosi. Tentunya, setelah Anda memiliki pengikut yang berkembang di media sosial dan sekelompok pelanggan untuk newsletter email, Anda harus mempertahankan mereka.

Caranya bisa dengan memanfaatkan platform individu untuk meningkatkan promosi dan tetap dominan. Selain itu, ketika perusahaan atau firewall kantor melarang untuk mengakses media sosial selama jam kerja, mereka masih dapat memeriksa update melalui email.

Nah, dengan menggunakan media sosial sebagai alat keterlibatan merek dan mengirim email sebagai sarana penjualan langsung dapat menaikkan level marketing Anda. Sebab, ketika bersenjatakan data ini, Anda akan lebih mudah untuk meningkatkan upaya pemasaran dan meningkatkan pengikut baru untuk dukungan yang lebih besar lagi.

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

May 26

Email Marketing vs Social Media Marketing, Pilih yang Mana? Belum ada Rating.

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

Media sosial telah mengukuhkan diri sebagai salah satu alat promosi paling efektif saat ini. Jadi wajar jika banyak pebisnis memakai media sosial untuk memperkenalkan produk mereka. Email juga tidak kalah efektifnya. Email sudah dipergunakan jauh sebelum situs jejaring sosial booming di tengah-tengah kita. Anda mungkin merasa bingung harus fokus ke mana. Berbicara soal email marketing vs social marketing, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa penerapan kedua strategi ini berbeda.

Pengguna email sangat besar, begitu pula dengan media sosial. Registrasi di situs-situs media sosial kerapkali membutuhkan email. Jadi dari sini bisa kita lihat bahwa pengguna email dan medsos bisa bersinggungan. Bagi anda yang sedang menjalankan promosi lewat email, jangan hentikan kampanye tersebut sebab email sampai kapanpun akan tetap dibutuhkan oleh pengguna internet.

Sementara bagi anda yang baru mencoba promosi lewat jejaring sosial, tingkatkan lagi penggunaannya. Ada begitu banyak media sosial dengan demografis yang berbeda-beda. Instagram contohnya memiliki fanbase yang terdiri atas orang-orang yang menyukai visual. Sementara Twitter merupakan wadah bagi mereka yang suka mengomentari topik-topik hangat yang sedang ada di masyarakat.

Keduanya punya keunggulan

Satu hal yang pasti, yaitu bahwa media sosial dan email punya keunggulan. Cari benang merah diantara keduanya sebab kedua strategi marketing ini bisa berjalan secara beriringan. Medsos punya ketergantungan terhadap email. Proses registrasi dan aktivasi akun seringkali melibatkan email. Begitu pula jika lupa password, anda perlu melakukan reset lewat email. Dengan pengguna lebih dari 2,6 milyar di seluruh dunia, email marketing masih menjadi sesuatu yang profitable. Angka ini lebih besar dari aktivitas pengguna Facebook dan Twitter.

Maka dari itu, jangan pernah remehkan kekuatan email untuk mendatangkan traffic menuju website dan meningkatkan penjualan. Hampir semua orang yang bergelut di dunia maya tahu dan paham cara menggunakan email. Hal yang sama juga terjadi pada jejaring sosial. Seiring dengan semakin bertambahnya pilihan medsos, orang semakin paham cara penggunaannya meskipun setiap situs punya layout dan menu yang berbeda-beda. Instagram, pinterest, facebook, dan twitter, semuanya punya interface yang berbeda. Tapi karena sering dipakai, kita tidak kesulitan untuk memahami penggunaan semua akun tersebut.

Berbeda dalam cara berinteraksi

Berinteraksi dengan seseorang via email hanya dimungkinkan jika email tersebut masuk ke inbox penerima. Jika email masuk ke spam, bisa jadi email tidak akan dibaca. Kemudian, interaksi umumnya bersifat dua arah, meskipun tembusan bisa dikirimkan ke banyak alamat email sekaligus. Ketika penerima email memberikan feedback, anda bisa menjawab dan komunikasi pun akan terjalin. Anda bisa menawarkan produk dan layanan secara langsung.

Komunikasi lewat email terkesan lebih personal. Fitur komunikasi personal seperti ini juga ada di jejaring sosial, yaitu dengan DM atau direct message. Tapi ada satu hal yang khas dari media sosial, yaitu bahwa update informasi yang diberikan bisa secara langsung dilihat oleh semua follower. Pada email, kita perlu menulis banyak alamat jika ingin mengirimkan pesan secara massal. Tapi pada Facebook, Twitter, atau Instagram, anda tidak perlu repot memberikan notifikasi satu persatu.

Cukup posting status atau gambar yang diinginkan, semua follower atau fans setia bisa melihatnya di halaman mereka. Interaksi pun bisa dilakukan secara terbuka, meski jika ingin lebih personal anda bisa berkirim DM kepada user tertentu. Ini membuat jejaring sosial tampak lebih praktis, tapi fungsi email tetap tidak tergantikan.

Sama-sama membutuhkan kreativitas

Baik promosi lewat email dan media sosial sama-sama membutuhkan kreativitas. Anda perlu membuat konten yang menggugah rasa penasaran agar fans atau penerima email merasa tertarik untuk mengklik link yang diberikan. Jadi, manakah yang akan anda dahulukan, email marketing vs social marketing?

Berikan Rating anda untuk tulisan ini