Trik Membuat Email Marketing yang Menarik dan Menjual

By Cynthia Cecillia | Email Marketing

May 29
email marketing

Apa yang Anda pikirkan tentang sebuah teknik periklanan bernama “email marketing”? Mungkin sebagian dari Anda belum pernah mendengar istilah sederhana ini. Pada dasarnya, email marketing adalah salah satu cara advertising untuk selalu ‘intim’ dengan pelanggan melalui email pribadi mereka.

Penawaran yang Anda berikan kepada pelanggan dapat langsung diterima tanpa harus melalui pihak tertentu. Selain itu, pelanggan Anda, selaku penerima email marketing, dapat juga dengan mudah bertanya atau bahkan langsung menerima tawaran Anda dengan membalas email tersebut. Itulah kenapa email marketing bisa dengan mudah mendapatkan sisi ‘intim’ tersebut.

Sayangnya, kebanyakan perusahaan mengabaikan email marketing sebagai alat yang efektif untuk menggaet pelanggan. Mereka cenderung “asal kirim” penawaran dan mengabaikan esensi dari sebuah email marketing. Jika Anda cenderung asal kirim penawaran saja, jangan heran kalau email yang Anda kirimkan ke pelanggan malah dianggap sebuah spam yang “mengotori” kotak masuk email pelanggan Anda. Lebih parah lagi, email yang Anda gunakan untuk mengirimkan email marketing bisa dimasukkan ke dalam daftar hitam pelanggan Anda. Sayang sekali.

Jika Anda cenderung asal kirim penawaran saja, jangan heran kalau email yang Anda kirimkan ke pelanggan malah dianggap sebuah spam yang “mengotori” kotak masuk email pelanggan Anda.

Sebenarnya, ada kiat-kiat yang harus Anda perhatikan untuk membuat email marketing yang menarik sekaligus menjual. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membuat email marketing yang menarik dan menjual. Selain itu, ada juga beberapa kesalahan yang harus Anda hindari dalam membuat email marketing.

Daftar Isi

Baca Juga  5 Kesalahan Umum dalam E-mail Marketing

Pikirkan subjek email marketing Anda

Seperti halnya membuat sebuah artikel yang menarik, Anda perlu untuk memperhatikan subyek email marketing Anda. Sebuah subyek email dapat dikatakan menarik apabila pelanggan Anda mengklik isi dari email Anda. Dengan mengklik email, pelanggan Anda pasti membaca paling tidak beberapa kalimat dari email marketing Anda.

Adapun beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk membuat subyek email yang menarik. Pertama, gunakanlah sisi menarik dalam penawaran Anda. Misalnya diskon atau keunggulan dari produk atau jasa yang Anda tawarkan. Kedua, pemilihan kata yang memicu rasa penasaran pelanggan untuk mengklik email Anda. Frasa seperti “Cuma Untuk Anda” atau “Hanya Hari Ini” dapat membuat orang menjadi penasaran. Jangan ragu untuk membuat banyak pilihan subyek. Anda dapat membuat 10 hingga 15 subyek bila perlu untuk dipilih mana yang paling cocok untuk email marketing Anda.

Buatlah email semenarik mungkin

Inti dari email marketing adalah bagaimana email Anda bisa langsung dibuka oleh pelanggan tanpa harus berpikir ulang dan tetap membaca email Anda sampai habis. Hanya subyek yang menarik saja masih kurang. Dibutuhkan gaya bahasa yang cocok dan sentuhan humor yang cerdas untuk memperkuat “magnet” email marketing Anda.

Pastikan email layak baca

Selesai membuat sebuah email, jangan pernah langsung mengirimkannya ke pelanggan Anda. Setidaknya, bacalah penawaran yang Anda buat sekali saja. Apabila Anda merasa bahwa email Anda tidak layak baca, ubahlah. Standar minimalnya, Anda sendiri mau membaca email marketing Anda.

Jangan lupa untuk menggunakan gaya bahasa yang formal, sopan, dan mudah dipahami bahkan oleh orang awam sekalipun. Jika perlu, berikan kepada cleaning service Anda dan tanyakan apakah dia dapat memahami isi email Anda. Bila sekelas cleaning service saja tidak mampu memahaminya, buang saja email Anda ke Kutub Utara.

Baca Juga  Ini Alasan Mengapa Jangan Menggunakan Email Gratisan

Jangan terpaku dengan desain

Tampilan sebuah email memang sangat penting untuk menarik perhatian pelanggan Anda. Sayangnya, banyak orang terpaku dengan desain gambar dalam email sehingga kurang memperhatikan isi dari email tersebut. Padahal, isi dari email Anda juga merupakan faktor utama dalam email marketing. Maka dari itu, gunakan perbandingan 50:50, antara tulisan dan gambar sebanding.

Tentukan frekuensi pengiriman email

Anda harus menentukan frekuensi pengiriman email Anda. Mengirimkan terlalu banyak email marketing dalam kurun waktu yang singkat dapat memicu pelanggan Anda untuk meng-unsubscribe email marketing Anda. Hal tersebut sangat merugikan Anda dan pelanggan tentu saja. Meski demikian, mengirimkan email marketing dengan kurun waktu yang terlalu lama juga dapat membuat pelanggan Anda merasa bahwa perusahaan Anda kurang professional.

Sebagai standar, Anda bisa mengirimkan email penawaran paling banyak seminggu dua kali secara berkala. Apabila Anda telah memiliki engine tersendiri untuk mengirimkan email marketing, ada baiknya Anda mengizinkan pelanggan Anda untuk memilih sendiri frekuensi penerimaan email marketing yang Anda kirimkan. Dengan demikian, pelanggan tidak akan merasa terganggu dengan email Anda.

Itu tadi beberapa tips membuat email marketing menarik dan menjual yang bisa dilakukan. Selamat mencoba!

 

Suka artikel ini? bagikan!

Berikan Rating anda untuk tulisan ini

About the Author